Ilmu Hadits Praktis

ISBN:979-9478-46-4
Penulis:DR. Mahmud Thahan
Cover:Soft Cover
Isi:310
Ukuran: 15,5 x 24 cm
Tahun Terbit: 2012
Penerbit: Pustaka Thariqul Izzah
Kategori: Tsaqofah

Stock Buku: In Stock
Rp. 70,000

ILMU HADITS PRAKTIS

            Hadits Rasulullah saw sampai kepada kita melalui jalur para perawi (orang yang meriwayatkan). Dengan sendirinya mereka menjadi focus utama untuk mengetahui keshahihan atau tidaknya suatu hadits. Karena itu pula para ulama hadits amat memperhatikan keadaan para perawi. Mereka telah membuat berbagai persyaratan yang amat rinci, ketat, dan pasti untuk menerima riwayat para perawi. Ini menunjukan jauhnya pandangan para ulama hadits, jernihnya pemikiran mereka, dan kualitas metode yang mereka miliki.

            Berbagai persyaratan yang ditentukan terhadap para perawi, dan syarat-syarat lain bagi diterimanya suatu hadits atauberita, tidak pernah ada dan tidak pernah dijumpai pada agama dan umat mana pun di dunia, bahkan hingga pada masa kini, termasuk pada diri orang-orang yang mengaku memiliki metode yang rinci (khususnya kalangan sejarawan Barat maupun Timur, baik klasik maupun modern yang mengaku mempunyai metode ilmiah). Mereka tidak membuat dan memiliki persyaratan dalam meneri,a suatu berita seperti yang disusun oleh para ulama mushthalah hadits terhadap para perawi. Bahkan standar yang palingrendah sekalipun. Saat ini, banyak berita (informasi ataupun pernyataan) yang disampaikan kepada masyarakat, termasuk oleh berbagai massa media dan kantor berita, yang tidak bisa dipercaya dan tidak dapat dijadikan pijakan yang benar. Ini disebabkan para perawinya majhul (tidak jelas dan tidak dikenal). Padahal cacat atau tidaknya suatu berita (informasi) yang mereka ekspos banyak yang tidak shahih, dan yang benar hanya sedikit, itupun jelas-jelas berpihak pada kepentingan dan kemashlahatan mereka.

            Buku ini mengajak Anda untuk menelusuri kehebatan metoda seleksi hadits. Metoda ini telah berhasil menjaga hadits-hadits Nabi saw dari tangan-tangan para pendusta dan pemalsu hadits, membersihkannya dari para penyunjung dan pencela, dan berhasil menggaga;kan upaya orang-orang kafir yang membenci Islam dan kaum Muslim untuk menghancurkan sumber hukum Islam yang terpenting setelah al-Quran al-Karim, yaitu as-Sunanah.

 

Write a review

Note: HTML is not translated!
Bad           Good